30. Teman baru sekarang.

1088 Kata

Seperti biasa, hal yang sekarang-sekarang ini Haskara lakukan. Menjemput pujaan hati untuk berangkat bersama menuju sekolah. Laki-laki itu sudah anteng berdiri didepan pagar rumah Gladis tanpa memberi kabar sebelumnya. Begitu sudah disana ia langsung menghubungi Gladis dan mengatakan ia sudah didepan. Tentu, Haskara mendapatkan sarapan pagi berupa pekikan keras Gladis. Setelah menunggu lima belas menit, Gladis keluar dengan terburu-buru. Nafas gadis itu memburu seperti lari ribuan kilo. "Kamu.. Kenapa.. Gak kasih tau dulu..." Haskara terkekeh, mengacak rambut Gladis dengan gemas. "Maaf." Gladis berdiam beberapa saat mengatur nafas nya, lalu mendongak. Dahinya mengkerut tipis. "Tumben pake masker? Sakit?" Haskara mengangguk,"Agak flu. Mau demam kayaknya." Gladis mengangguk kaku, lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN