49.

1315 Kata

Map yang gadis tadi berikan, hanya Haskara letakkan diatas meja belajarnya tanpa membukanya sama sekali. Beruntung, Gladis tidak curiga saat gadis itu bertanya dan ia menjawab, bahwa map itu dari ekskul bola. Kemudian merebahkan diri sembari memejamkan mata. Rasa penat hinggap, membuatnya malas untuk sekedar membersihkan diri. "Den." Haskara menyaut dengan gumaman. Bibi membuka pintu kamar sembari tersenyum. "Belum ganti baju, den? Bibi udah masak. Mau di bawa ke sini aja?" "Gak apa bi, biar Haskara ke bawah aja. Bibi makan duluan gak apa kok." "Alusna, bibi ke bawah dulu." Setelah bibi meninggalkan kamar, Haskara dengan malas beranjak menuju kamar mandi. "Den, tadi om den dateng." Haskara mendongak, "ngapain?" "Abdi henteu terang, tapi paman ngantunkeun ieu..." bibi memberikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN