"Selamat pagi, bu." "Pagi. Pak Amran, mari masuk." Laki-laki paruh baya itu memasuki rumah setelah dipersiapkan masuk. "Duduk dulu, saya panggilan suami saya dulu." "Baik bu." Wanita pruh baya itu, meminta pembantu membuatkan minuman untuk sang tamu. Sementara dirinya memanggil sang suami. "Pa, didepan ada pak Amran." Hardian bangun dari tempat tidur dengan perlahan, kepalanya masih pusing, akibat darah tinggi nya kambuh. "Iya ma." Mala membantu Hardian menuju ruang tamu. Disana pak Amran berdiri menyambut kedatangan Hardian. "Selamat pagi pak." "Pagi, Amran. Silahkan duduk. Jadi bagaimana?" Amran mengeluarkan beberapa lembar kertas dari tas hitam nya. "Saya sudah mendapatkan>Hardian menerima lembaran kertas tersebut, "Apa saja yang kamu temukan?" "Dari data yang sudah saya

