Seketika kedua mata Arga membulat, dia melotot saking kagetnya saat mendengar kalimat terakhir yang diucapkan oleh Jiola, dunia rasanya terhenti setelah ia mendengar hal tersebut. Arga tidak tahu harus bilang apa sekarang, tapi yang jelas kegelisahannya jadi semakin meningkat dari sebelumnya. Dia bingung bereaksi seperti apa untuk merespon penjelasan yang dikemukakan oleh Jiola, apalagi menerima fakta bahwa sebenarnya wanita berambut perak yang mengenakan pakaian hitam ketat di sampingnya ini adalah kakak kandungnya sendiri. Segala pertanyaan yang sebelumnya ingin Arga tanyakan terkait dua tanduk dan satu ekor kelinci yang juga tertanam di tubuh wanita itu, sama seperti dirinya, akhirnya mendapatkan jawaban yang cukup jelas. Sebuah kewajaran bagi seorang kakak dan adik punya kemiripan da

