Candu

850 Kata

Saat malam hampir menjelang pagi, Juni tak mampu lagi untuk terjaga, dia benar-benar sangat mengantuk dan akhirnya jatuh tertidur. Sedangkan Gara malah baru saja terbangun dari tidurnya yang lelap, setelah mencium bibir Juni semalam, akhirnya ia bisa memejamkan mata dengan tenang, dan pagi ini dia bisa bangun dengan perasaan lebih baik. Dia melangkah keluar dari ruang kerjanya sambil menguap. Tenggorokannya terasa haus, jadi dia berniat mencari air minum di dapur. Saat di dapur, entah kenapa dia terus menatap ke arah pintu kamar yang ada di dekat sana. Seperti ada magnet yang menariknya untuk melangkah ke sana, apa dirinya mulai merindukan gadis itu? Pikirannya terus menolak, namun nyatanya, semakin Gara ingin menyangkal, justru wajah Juni terus membayang di kepalanya. Gara baru saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN