Berbohong

1444 Kata

Ekor mata Gara melirik, seringai kecil menyembul di sudut bibirnya, merasa menang, gadis itu sebentar lagi pasti tunduk dengan perintahnya. "Ada apa?" Tanya nya pura-pura tak peduli. "Apa kau sungguh-sungguh dengan perkataanmu?" Juni balik bertanya dengan nada hati-hati, matanya membulat lebar, membuat Gara semakin gemas. "Kalo iya kenapa?" Gara masih bicara dengan nada ketus. Rupanya dia senang sekali membuat gadis itu ketakutan. "Bisakah kau melupakan semuanya?" "Maksudnya?" Hati Gara berbunga-bunga, akhirnya gadis itu menyerah juga. "Maksudnya, bisakah aku mengganti rugi dengan cara lain?" Sekarang Gara benar-benar merasa di atas angin. "Tentu saja." "Kalo begitu, jadikan aku salah satu pelayan di rumah ini, tidak di gaji juga tidak apa-apa." "Apa? Itu kan memang sudah ada di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN