Akhirnya dengan sangat terpaksa Juni mengikuti perintah Gara, dan pria itu tersenyum menang. Juni mengenakan gaun pajang warna lavender dengan sulaman tangan bergaya tube top, panjang kainnya mencapai pergelangan kakinya, dan lapisan kapas tipis menggumpal di bawah. Membuatnya tampak seperti bidadari yang cantik. Dan Gara merasa tidak di permalukan saat berjalan di sisinya. Dengan melingkarkan tangannya di lengan Gara, dia mulai berjalan dan turut menyapa para kolega Gara yang melintas di hadapan mereka. Gara sedikit terkejut, dia pikir gadis yang bersamanya itu akan membuat kekacauan dengan gaya kampungannya. Tapi ternyata dia salah. Cara dia berbicara dan bertindak sangat anggun dan tenang, dan dia bersikap layaknya sosialita kelas atas. Pujian demi pujian terdengar di sekelilingnya.

