Bab.16 Kelak Jangan Menyentuh Air Dingin!

981 Kata

  Rian tidak mengerti apa yang gadis itu bicarakan. Dia mengulurkan tangannya dan menarik Serafina yang begitu kecil ke dalam pelukannya.   Serafina hanya merasakan napas hangat beraroma serai menerpa wajahnya. Dia merasa gugup dan putus asa.   Rian sungguh ingin membunuhnya!   Namun, hal itu ternyata tidak terjadi. Handuk itu menyapu wajah Serafina selama beberapa waktu. Setelah handuk itu perlahan menjadi dingin, Serafina baru bisa bernapas kembali.   Handuk itu menyegarkan wajahnya. Wajah dan hidungnya pun memerah.   Saat membuka matanya, Serafina bisa melihat wajah tampan Rian. Jantungnya berdebar, seperti sedang minum coklat hangat, rasa manis dan kental terasa di lidahnya.   Deg, deg, deg.   Ya Tuhan! Detak jantungku terdengar begitu keras!   Serafina tersipu malu, dia tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN