Bab 10

1147 Kata

02:07 Suara alarm masih meraung keras, bikin jantung gue makin kebut. Di basement, cahaya lampu neon redup kayak kedap-kedip. Risa narik tangan gue, napasnya juga udah ngos-ngosan. > Risa (bisik cepat): “Pak, jangan panik. Ikut gerakan saya. Kita mesti keluar sebelum mereka nutup semua akses.” Tapi sebelum sempet ambil langkah, empat orang berbadan besar udah nyebar. Dua orang ke arah kanan, dua lagi ke kiri. Mereka bawa tongkat kejut listrik dan handy-talkie di pinggang. > Orang 1: “Target di basement! Kunci semua pintu keluar sekarang!” DALAM HATI: Gila, mereka udah kayak satuan khusus aja. --- Gue nekat nyelinap di balik mobil SUV hitam. Risa nunjuk tangga darurat di ujung koridor basement, cuma 20 meter dari posisi kita. Tapi pas mau lari, satu orang berbadan besar tib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN