Bab 19

1316 Kata

“Kartu Truf yang Mematikan” Jam udah nunjukin pukul 2 pagi, tapi mata gue masih melek. Gue duduk di ruang kerja apartemen, lampu cuma nyala satu, kopi udah dingin dari tadi. Laptop gue penuh notifikasi dari Cindy. Dia baru aja nemuin sesuatu yang… bisa jadi penyelamat, tapi juga bom bunuh diri. > Cindy: “Pak, gue dapet akses ke server lama laboratorium kampus. Ada rekaman CCTV yang nunjukin Bu Ratna dan Prof. Bagas nerima koper berisi uang tunai dari vendor alat lab.” Gue: “Lo serius?” Cindy: “Serius, Pak. Nilainya lebih dari 2 miliar. Dan lo tau yang lebih gokil? Ada rekaman suaranya juga. Mereka nyebut nama beberapa pejabat universitas lain. Kalau rekaman ini keluar, bukan cuma mereka berdua yang tumbang… satu fakultas bisa kebakar.” Gue nutup mata, nahan napas. Ini bukan cuma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN