*** Pelukan kamu masih terasa hangat seperti dulu tapi kenapa aku merasa tidak memiliki kamu? *** Prasetyo menatap Karlita dengan sangat lekat setelah mendengar apa yang di katakan oleh gadis itu. Karlita tidak lagi mengatakan apapun setelah mengatakan itu. Karlita tetap fokus pada revisian tugas akhirnya. "Aku selalu berharap tentang pernikahan selama ini , tapi kenapa tawaran pernikahan kamu tidak membuat aku merasa senang?" "Lita," panggil Prasetyo. Karlita menoleh sembari tersenyum dengan tipis kemudian kembali fokus pada layar laptopnya. Prasetyo menarik napasnya sembari memijat pangkal hidungnya. Pikirannya tidak pernah bisa tenang dan baik-baik saja ketika Abiyana kembali setelah sekian lama diam. Prasetyo tidak tahu apa yang akan di lakukan oleh adik perempuannya itu tapi jela

