Bab 44: Memulai

2596 Kata

*** Tidak ada yang salah dalam sebuah perjalanan, yang sudah pernah di lewati bisa dijadikan pelajaran *** "Lo akhirnya terima lamaran Bhanu?" tanya Karlita. Mereka sekarang ada di B&W Coffe setelah pulang dari Shantha. Karlita memang sudah kembali beraktivitas setelah Prasetyo keluar dari rumah sakit dua hari yang lalu. Pria itu langsung kembali ke Solo walau masih menggunakan kursi roda. Pria itu hanya perlu berlatih berjalan lebih sering. Rindu yang duduk di hadapan Karlita langsung mengangguk dengan cepat sembari memperlihatkan cincin yang melingkar dengan sangat cantik di jari manisnya. Karlita menarik tangan Rindu, senyum gadis itu semakin melebar sembari mengamati cincin di jari manis Rindu. "Nek, cincinnya sangat cocok untuk lo," ucap Karlita, Karlita menatap Rindu penuh har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN