Di lima bulan pernikahan. Semua semakin tertata dengan baik. Hubungan Prasetyo dan Karlita berjalan semakin erat. Tidak pernah satu haripun kehangatan hilang di antara mereka walau pertengkaran dan perdebatan tidak pernah bisa di hindari sedikitpun. "Mas, kamu nggak kerja?" tanya Karlita, dia menatap Prasetyo dengan bingung. Biasanya setelah shalat subuh Prasetyo sudah sibuk memulai aktivitasnya, entah memeriksa tugas mahasiswa atau memeriksa indeks saham atau memeriksa berkas yang di kirim oleh Glandi tapi pagi ini justru Prasetyo masih sibuk bergulung di bawah selimut tebalnya bahkan pria itu juga belum mandi. "Hm." Prasetyo hanya begumam pelan menanggapi pertanyaan Karlita. Mata pria itu terlihat semakin terpejam. Karlita yang sudah sangat rapi dengan pakaian kantornya melangkah ke

