Prasetyo sudah pergi sejak pagi-pagi sekali setelah di jemput oleh Glandi. Ada rapat darurat yang di adakan di Solo. Kondisi Prasetyo memang sudah membaik sesuai perkiraan. Karlita sedang sibuk di kamar mandi sambil mengigit jari telunjuknya. Mata wanita itu terpejam, jantungnya berdebar menunggu hasil dari tes pack yang kemarin sore di berikan oleh Rindu padanya. Setelah hampir lima menit menunggu, jelas itu waktu yang sudah lama, Karlita membuka sedikit matanya sebelum akhirnya terbuka dengan sempurna. Dengan tangan yang sedikit gemetar, dia mengambil tes pack itu sembari mengerjabkan matanya. "MBAK GIMANA HASILNYA?!" seruan di luar kamar mandi membuat Karlita tersentak. Dia sampai melupakan bahwa Rindu dan Khalila sedang menunggunya di luar. Karlita langsung menggenggam tes pack itu

