17. Dua Kesalahan Besar

1087 Kata

"Kamu kapan pulang?" tanya Cendric kepada Oza ketika mereka semua tiba di rumah setelah sarapan di taman kota. "Habis ini," jawab Oza sekenanya. Mendengar Cendric mengusir halus adik kandungnya sendiri, Vedra jadi merasa kurang nyaman dan merasa ikut diusir juga. "Aku pulang sekarang aja ya, Kak?" pamit Vedra sambil memandang Sabrina, membuat Oza dan Cendric menoleh ke arah mereka. "Lho, kok buru-buru sih, Ve?" tanya Oza dengan nada heran. "Kasihan Kak Sabrina kalau masih kangen ...." "Iya nih, buru-buru banget?" timpal Sabrina sambil memandang Vedra. "Besok kan aku harus kuliah," kata Vedra sambil tersenyum salah tingkah sementara Cendric enggan berkomentar. "Nanti agak siangan aja, barengan sama aku." Oza menawari. "Kamu kangen-kangenan dulu sama Kak Sabrina." "Nah, Oza aja pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN