Untuk pertama kali dalam hidupnya, Cendric merasa malas sekali untuk turun sarapan seakan dia sedang menumpang hidup di rumah orang lain saja. Sekelebat memori tentang Vedra yang telah dengan lancang tidur di kamarnya membuat Cendric semakin geram dan tidak suka pada adik iparnya itu. Menurut Cendric, tidak ada alasan yang dibenarkan sampai Vedra bisa menumpang tidur di kamarnya tanpa izin seperti kemarin. "Aku harus kasih dia teguran," kata Cendric dalam hatinya. Dia berpikir bahwa Vedra sebelas dua belas sifatnya dengan Sabrina, suka bertindak seenaknya tanpa pandang bulu dan tempat. "Selamat pagi, semuanya!" Oza memandang berkeliling dapur yang masih lengang. "Lho, kok sepi?" Salah satu asisten rumah tangga Cendric yang bernama Erni menoleh dan segera menyambut kedatangan Oza dengan

