Garin menatap Oza selama beberapa saat dan menghela napas panjang. "Ayah tidak mau tahu, kamu harus segera membantu kakakmu di perusahaan." Dia menegaskan. "Atau ayah akan menarik semua fasilitas yang kamu pakai termasuk motor dan biaya kuliah kamu." Oza ternganga sementara Cendric tidak berkomentar apa-apa. "Tapi, Yah ...." "Jangan membantah ayah," potong Garin tegas. "Mulai sekarang bersikaplah dewasa dan belajar bertanggung jawab seperti kakak kamu." Oza memejamkan matanya dan sudah akan menyahut lagi seandainya Silvi tidak mencegahnya. "Oza, ini semua demi kebaikan kamu," kata Silvi. "Bukan hal yang susah kan kalau habis kuliah kamu langsung ke kantor kakak kamu untuk belajar bisnis?" Oza diam saja dan tidak menjawab. "Ayah minta kamu lebih serius membimbing adik kamu," kata Ga

