Medeia memperhatikan Libra yang terlelap disampingnya. Ia tersenyum bahagia. Medeia menyentuh rambut Libra. Mengusapnya perlahan. Ia melihat jam di depannya. Ini jam 12 siang. Medeia mencium bibir Libra. Libra tak bergerak laki-laki disampingnya masih tertidur lelap sangat tenang. Medeia tersenyum. Ia lalu mendekat ke arah Libra memeluknya. Ia mencium bau khas Libra. Sangat menenangkan. Libra mampu merasakan seseorang memeluknya. Ia masih ingat apa yang di lakukannya kemaren. Ia mendekat ke arah Medeia lalu balas memeluknya. “Libra udah bangun?” Mendengar suara lembut itu bertanya. Ia langsung menjawabnya. “Belum.” “Yaudah tidur lagi.” Libra menganguk. Ia tidur lagi sembari memeluk tubuh di sampingnya lagi. Tapi bentuk tubuh yang menempel padanya membuat sesuatu yang lain dar

