36

1952 Kata

15.00 KST. Zia masih duduk di café milik Jungshin dengan secangkir ice capuchino yang baru dengan sepiring camilan untuk mengenyangkan perutnya. Ia masih betah diam diri ditempatnya tanpa memperdulikan Jungshin dan Dinda yang sedang membicarakannya. Mereka berdua sedang membicarakan tentang cara membawa gadis mungil itu ke rumahnya nanti malam. Ya, setelah mengirim pesan pada Angga tadi Jungshin dan Dinda langsung mengatur strategi untuk membawa Zia. Bukan membawanya secara paksa melainkan membawanya dengan baik-baik seperti yang diintrupsikan oleh Hyunjung lewat pesan Angga tadi. Setelah mendiskusikannya, Dinda langsung menghampiri meja Zia dan duduk didepan gadis mungil itu dan membuat gadis mungil itu menoleh kearahnya. Zia menatap Dinda dengan pandangan bertanya.   “tuan Kim ingin b

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN