CHAPTER LIMA PULUH EMPAT

2003 Kata

Mahesa turun dari mobilnya setelah menghentikannya tepat di depan rumah Ciara. Ia mendekati gerbang lalu melewatinya dan melihat Ciara duduk di beranda rumah. Gadis itu tak sendiri. Di sebelahnya, ada Bara yang sedang memejamkan matanya dengan kepala yang terjatuh di pundak gadis itu. Gadis itu tampak fokus dengan gawai di tangannya dan tak terlihat terganggu dengan posisi Bara yang memberatkan sebelah bahunya.            Mahesa menghela napas panjang sehingga lebih cepat mengusir kegundahannya. Ia mengucapkan salam dan melihat Ciara langsung menengadahkan kepalanya.            “Hai…” kata Ciara saat Mahesa mendekat. Ia baru saja hendak berdiri dan menghampiri Mahesa saat sadar bahwa ada yang bertumpu padanya, dan laki-laki itu terlihat pulas.            “Pules banget dia.” Kata Mahe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN