CHAPTER TIGA PULUH LIMA

2198 Kata

          Jam menunjukkan pukul delapan malam saat Mahesa dan Ciara keluar dari bioskop. Semakin malam, tempat itu semakin ramai. Keduanya berjalan beriringan untuk turun ke lantai ground menggunakan eskalator. Restoran dan toko di kanan kiri mereka masih ramai. Ia berbaur dengan orang di sekeliling mereka. Orang yang tampak sibuk mengobrol sambil berjalan dengan paper bag di sebelah tangannya. Mahesa telah pergi selama empat tahun, dan ia merasa tidak ada yang banyak berubah dari gadis yang kini berjalan di sampingnya. Gadis itu masih menjadi teman mengobrol yang asik dan dapat dipercaya. Gadis itu masih begitu ambisius. Saat ini, gadis itu masih punya banyak mimpi yang ingin digapai. Gadis itu akan menjadi tipe seseorang yang akan terus memotivasi orang lain. Gadis itu masih begitu opt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN