CHAPTER LIMA PULUH ENAM

2383 Kata

Bara turun ke lantai bawah dan melihat Mahesa baru saja keluar dari kamarnya dengan ransel di punggungnya. Hari masih sangat pagi. Matahari bahkan belum naik ke barat. Bara memang bangun lebih pagi karena akan berolahraga keliling komplek perumahannya. “Mau ke mana pagi-pagi gini?” Bara bertanya saat sampai di anak tangga terakhir. Ia menghampiri Mahesa yang berdiri di sofa dan sedang mengecek isi tasnya. “Ada kerjaan di Bandung.” Mahesa menjawab. “Nginep?” “Iya. Paling minggu malam pulang.” Kata laki-laki itu. “Acara apa?” “Gathering kantor.” Bara mengangguk. “Lo ngapain bangun sepagi ini?” Mahesa menoleh setelah mengecek isi tasnya. “Mau jogging.” Bara menjawab.            “Bagus. Calon dokter memang harus fit. Gue duluan.” Mahesa menepuk pundak adiknya dua kali lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN