Seharian ini, Raffa enggan keluar dari kamarnya. Cowok itu menatap ponselnya yang menampakan spam chat yang dikirim oleh Lily. Cowok itu menghela napasnya pelan, "Niatnya mau bikin kejutan, malah gue yang terkejut semuanya gagal total." "Raf, kenapa lo gak coba minta duit sama Emak lo? Gue yakin dia pasti ngasih, kok." Raffa melirik ke arah Bima yang tengah duduk di tepi kasur. Cowok itu menggeleng cepat, "Gengsi dong, masa mau ngasih ke pacar minta sama Nyokap. Malu lah." "Minta Bokap?" tanya Om Ocong. "Bokap gue pelit." Raffa melempar ponselnya di atas kasur. Cowok itu merebahkan tubuhnya. "Om, menurut lo, Lily marah gak kalau gue gak bawa apa-apa, besok?" tanya Raffa. "Menurut gue sih nggak. Yang gue lihat, Bunga bangke itu gak belibet jadi cewek. Gak banyak mau. Coba lo liat, em

