Pagi hari di meja makan, Raffa hanya diam menunduk tak berani menatap Mamanya. Cowok itu memakan sarapannya tanpa minat. Embusan napas terdengar, Raffa memberanikan diri mendongak menatap Dena. "Ma …." "Riffa, hari ini Mama berangkat ke Bandung buat beberapa hari. Kamu jangan nakal, denger kata Papa." Raffa menghela napasnya. Cowok itu mengurungkan niatnya berbicara pada Dena. "Bang Raffa tadi mau bilang apa ke Mama?" tanya Riffa yang melihat raut wajah Raffa yang berubah murung. Raffa menggeleng pelan. Cowok itu memilih meraih gelas susunya, kemudian meminumnya. Ia beranjak, "Batu Akik, gue tunggu di depan." "Aku hari ini dijemput sama Bintang," jawab Crystal menatap Raffa. Raffa mengangguk pelan. Cowok itu melirik Dena sekilas, kemudian memilih mencium punggung tangan milik Fatu

