Suara berdesing nyaring memekakkan telinga, datangnya dari arah belakang mereka. Antares berbalik cepat, menarik tangan Tita tepat pada waktunya, menyelamatkannya dari tangan berkuku setajam pedang milik gadis itu. Monster berbulu hitam setinggi dua meter menjulang di belakang mereka. Kukunya tajam dan runcing, dengan warna yang sama. Kepalanya berbentuk seperti serigala dengan kedua bola mata berwarna merah. Gigi-giginya yang tajam mencuat keluar dari mulutnya meskipun mulut besar itu terkatup. Dari tubuhnya menguar bau belerang yang pekat. Tetesan keringatnya yang jatuh langsung melumatkan tanah, membuatnya berasap kemudian berubah menjadi debu. Tita memekik. Dia sangat terkejut, tak menyangka Antares akan menolongnya. Terlebih lagi pria itu memeluknya. Ah, bukan, Antares tak memelukny

