Cahaya menyilaukan berkali-kali membelah langit bagian barat Ameris, membuatnya terlihat semakin menyeramkan dengan latar belakang hitam yang sudah beberapa tahun ini menjadi ciri khasnya. Suara petir bersahutan, seakan tak pernah putus. Di belakangnya, suara senjata beradu dan teriakan-teriakan penuh semangat membahana. Pertempuran dari dua sisi terus berlangsung. Antares masih belum dapat melumpuhkan Hugo yang ternyata jauh lebih kuat dari sebelumnya. Padahal ia ingin mendatangi pertempuran antara Orion yang melawan Lucia dan Tita. Pertempuran itu memang tampak seimbang, tapi ia tetap khawatir. Orion sudah sangat berpengalaman, pria berambut abu-abu itu sudah sering menghadapai peperangan. Sementara Lucia dan Tita, meskipun mereka ikut andil dalam tewasnya Putri Amery dan Ades, pengalama

