Bab 26

2055 Kata

Suasana di luar kastil ternyata lebih menyeramkan dari yang mereka pikirkan. Meskipun sudah pernah melihat dan merasakan berada di luar kastil sebelumnya, tetap saja bagi Lucia dan Tita sangat menakutkan. Halilintar seakan menyambar di atas kepala, suara petir terasa lebih dekat dengan telinga, seolah berada di sebelah mereka. "Apa kau merasakan hal yang sama denganku, Tita?" Lucia bertanya dengan berbisik saat tak lagi terdengar suara gelegar petir. Mereka berjalan bersisian, sementara Antares di depan menuntun jalan. Seluruh indra mereka waspada, Antares mengatakan monster bisa datang kapan saja dan dari arah mana pun. Tita mengangguk. "Jika kau berpikir keadaan di luar semakin mengerikan, maka aku satu pemikiran denganmu," jawabnya dengan berbisik pula. Fokus Tita terbagi dua antara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN