Acting daffa

1389 Kata

Mansion keluarga Adhikara berdiri kokoh dengan arsitektur klasik modern yang melambangkan kekuasaan. Bagi dunia luar, rumah ini adalah simbol kesuksesan, namun bagi Hafsah, rumah ini terasa seperti panggung teater di mana ia dipaksa memainkan peran yang paling sulit: menjadi istri yang dicintai. Ziva Wardani menyambut mereka di serambi depan dengan senyum yang sangat lebar. "Daffa, Hafsah! Akhirnya kalian menginap juga. Mama kangen sekali suasana rumah ramai," ujar Ziva sambil memeluk menantunya dengan hangat. Daffa, yang biasanya sedingin es, tiba-tiba berubah. Ia melingkarkan tangannya di pinggang Hafsah, menarik tubuh wanita itu mendekat ke arahnya. "Maaf ya, Ma. Daffa sibuk sekali di rumah sakit belakangan ini. Tapi untuk Mama, Daffa usahakan luangkan waktu," ucap Daffa dengan nada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN