Hari yang dinanti akhirnya tiba. Sebuah hotel bintang lima milik keluarga Adhikara telah disulap menjadi taman bunga indoor yang sangat megah. Wangi bunga lili dan mawar putih memenuhi ruangan, menyambut ratusan kolega penting, pejabat, hingga rekan-rekan dokter dari berbagai penjuru negeri. Ziva tampil bak permaisuri dalam gaun pengantin berwarna putih gading yang berkilauan. Di sampingnya, Damar berdiri gagah dengan tuksedo hitam, tangannya tak pernah sedetik pun melepas genggaman dari tangan istrinya. **** Suasana menjadi hening saat Pak Adhikara naik ke atas podium. Pria tua itu tidak lagi menunjukkan wajah angkuh. Ia menatap tamu undangan dengan mata yang berkaca-kaca. "Dua tahun lalu, saya adalah seorang ayah yang gagal," suara Pak Adhikara menggema di aula luas itu. "Saya menged

