Langit semakin gelap. Senja pun sudah meninggalkan tempatnya. Dingin perlahan merayap. Angin yang berhembus tenang. Perlahan masuk ke dalam rumah megah milik Calvin. Calvin, pria tampan itu tengah berdiri di pintu kamarnya. Memperhatikan gadis cantik yang sedang mengangkat roknya hingga memperlihatkan paha putih dan mulusnya. Kakinya berjinjit, hendak menuruni tangga. Wajah cantiknya bersemu merah ketika memandang Calvin. Dan rambut halusnya yang panjang berkibar pelan, ketika di terpa angin yang masuk ke dalam rumah. "Mau kemana Ris?" tanya Calvin. Suaranya parau. Wajah nya kusut, seolah dia barusaja bangun dari tidur. "Aku …, aku …, " "Jangan pulang dulu, ini baru Maghrib. Belum jam pulang kerja" 'What? Sejak kapan aku punya jam pulang kerja? Setahuku, ketika Vino sudah tidur, dan

