Hujan lebat mengguyur malam. Menghilangkan kesunyian nya, mengganti nya dengan kebisingan yang teratur. Menciptakan musik alam yang berirama monoton. Di siang hari, kala matahari bersinar terik. atap rumah Clarissa yang terbuat dari papan asbes, menyalurkan udara panas Kedalam rumah, dan ketika hujan deras datang, atap itu berbunyi berisik. Seperti halnya malam itu. Hujan yang turun dengan derasnya, membuat rumah kecil itu terasa bising. Menemani guntur yang datang silih berganti. Tidak bisa di pungkiri, ibu Clarissa yang sudah sakit-sakitan, sudah tidak mampu lagi membenahi rumah peninggalan suaminya. Membiarkan begitu saja beberapa bagian asbes yang retak. Sehingga sewaktu hujan tiba, percikan-percikan air masuk ke dalam rumah itu. Tepatnya berada di atas kamar Clarissa. Hingga membuat

