Selamat membaca~ - Seperti yang diinginkan oleh Asya, dia dibiarkan Angkasa untuk berangkat kerja sendiri. Namun dengan syarat, dia akan kembali selepas kerja nanti untuk menjaga Jef. Perjanjian Asya dan Angkasa masih berjalan dan belum berakhir hingga satu minggu ke depan. Mau bagaimanapun Asya harus menepatinya demi Jef. “Hai, Cha. Lo gak ada jadwal mengajar pagi ini?” tanya Vania memasuki ruang kecil yang mereka jadikan sebagai kantor untuk tempat berkumpulnya pengajar di rumah bangsa. Asya tersenyum seraya menggeleng, “Gak ada, Mbak. Gue ngajar setelah kelasnya Mas David selesai.” jawab Asya. “Ya udah kalau gitu gue ngajar dulu ya.” ujar Vania lalu berjalan pergi setelah menaruh barangnya di meja kerja miliknya. Tidak banyak meja dan kursi yang terdapat dalam kantor guru, karena

