Makan malam yang dipesan Juna tak tersentuh. Mereka keburu kenyang setelah menghabiskan satu kotak pizza berukuran sedang, berdua. Pesanan itu datang terlambat, Abang kurir yang mengantarkan terjebak macet sehingga sekotak pizza sudah menjadi penghuni perut mereka, baru makan malam mereka datang. Juna menyimpannya di dalam lemari pendingin, ia akan memanaskannya besok sebagai sarapan mereka. Biarkan saja menu sarapan mereka seperti makan malam, sekali-sekali mereka perlu mencoba sesuatu yang ektrem. "Nggak apa-apa, 'kan, besok kita sarapan makanan tadi?" tanya Juna setelah kembali ke depan Diva. Ia baru saja menyimpan makanan pesanannya. Makanan itu baru saja menghangat, sehingga ia bisa menyimpannya sekarang. "Sayang kalo dibuang. Atau kamu mau kita memakannya buat besok." "Emang masih

