Bab 126. Shera 76

1414 Kata

Shera Fuji Lesmana "Harusnya aku nggak ajak kamu main di sana tadi," keluhku dalam perjalanan pulang bersama Axel. Sekarang, tiap langkah jalan yang kami lewati akan meninggalkan jejak air yang basah. Dan benar saja dugaanku. Beberapa pasang mata melihat ke arahku dan Axel dengan tatapan yang lumayan aneh. "Kamu nyesal karena yang kamu bawa itu aku? dan bukannya Adrian?" jawab Axel. "Nggak, nggak! bukan kaya gitu?" Buru-buru ku sanggah asumsi Axel itu, karena memang bukan itu maksudku. "Lalu? biar ku tebak. Nggak mungkin kamu nggak pernah kaya gini sama Adrian kan?" tanya Axel lagi. Diamku harusnya menjadi sebuah jawaban dari segalanya. Apa yang dikatakan oleh Axel itu benar. Kenangan yang ku buat dengan Axel saat di sungai tadi, sudah pernah ku buat juga dengan Adrian. Hanya saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN