Bab 175. Shera 100

1449 Kata

"Aku nggak bisa!" jawabku pada Adrian kemudian. Dengan terburu-buru, aku bangun dari tempat tidur, menjauh dari Adrian. Sangat berbahaya bagiku saat ini jika harus berdekatan dengan Adrian. Dia sedang kalap, dan sepertinya aku juga bukan orang yang tahan godaan. Apalagi terhadap mantan pacar yang benar-benar pernah ku cintai sebelumnya. Ohh, ya ampun! "Mungkin aku memang masih punya perasaan untukmu, begitupun kamu. Tapi Takdir berkata lain, Yan. Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Dan aku lebih memilih untuk setia. Maaf!" jelasku pada Adrian. Tolong jangan beranggapan bahwa ini adalah hal yang mudah. Aiisshh, bodohnya aku karena telah melepaskan kesempatan untuk mendapatkan cinta sejatiku lagi. Tapi apa benar, ini semua tentang cinta sejati. "Hhuuufffttt, akhirnya. Jadi aku b

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN