Bab 151. Adrian 40

1067 Kata

Adrian Maulana "Yan, kamu di mana? coba lihat! ini udah jam berapa?" Suara lembut dari balik telpon genggam yang menempel pada telingaku, membuatku refleks membuka mata kemudian melihat ke arah jam dinding. "Haiisshh maaf ya. Aku beneran lupa," kilah ku. "Kamu baru bangun?" tanya gadis itu lagi. "Iya, kepalaku masih agak pusing. Tapi habis ini aku langsung jemput kamu, kok." "Ya udah, aku juga masih ada urusan lain di sini sedikit. Jadi nggak bakal terlalu bete banget nungguin kamu. Tapi beneran ya, kamu ke sini sekarang?" pintanya lagi dengan nada seraya memohon. Aku menganggukkan kepala, entah pada siapa karena lawan bicaraku jelas sedang tak ada di sana. Tapi kemudian, segera ku jawab juga permintaannya dengan berkata, "Iya aku pergi sekarang." Sambungan telpon di antara kami ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN