"Selamat ulang tahun, Shera. Oiya terkhusus untuk hari ini, karena ini hari special gue juga bawa orang yang cukup spesial di hidup gue. Lo, inget Alisya?" Jadi ... dia. Gadis yang sejak tadi melihat ke arahku dan tersenyum dengan begitu ramah adalah Alisya. Alisya istri dari Adrian. Aku nggak terkejut dengan hal ini, tapi perasaanku mendadak aneh. Gadis itu mengulurkan tangannya seraya berkata, "Selamat ulang tahun ya, Shera." Suaranya lembut dan sopan banget untuk masuk ke dalam telinga, berbeda sekali denganku. "Ya ... makasih," balasku tak kalah ramah. Apa ini alasannya. Gadis itu, sedari aku datang bersama dengan Axel terus saja melihat ke arahku. Apakah dia merasa familiar dengan wajahku, karena Adrian mungkin saja pernah bercerita. "Oke, sekarang kita potong kuenya ya. Sin

