Pak Raharja yang awalnya sedang menikmati kopi pagi, seketika langsung menelan kopi yang baru saja ia seruput. Itu semua, karena ia melihat mobil Arras yang memasuki area pelataran rumah. Arras sudah pulang ternyata. Tentu saja Pak Raharja senang dan bersyukur. Ia langsung meletakkan kembali cangkir kopinya, bergegas untuk mengejar Arras yang sudah masuk cukup dalam. Pak Raharja berusaha berlari demi mengejar Arras. Di saat bersamaan ia juga memikirkan Jaya Sukardi dan Larasati. Entah sudah sampai mana mereka. Orang yang mereka cari ternyata sudah pulang. "Mas ... Mas Arras ...." Pak Raharja langsung memanggil nama Arras begitu melihat sang tuan muda turun dari mobil. Arras seketika menoleh. Melihat Pak Raharja yang berlari ke arahnya. "Pagi, Pak ...." Arras malah menyapa Pak Rahardja

