Timbulnya Jiwa Berontak

1495 Kata

"Arras tetap belum pulang hingga pagi ini. Semalam Papa bilang, kita akan mulai mencarinya jika sampai pagi dia tetap belum pulang. Aku harap Paa menganggap ini masalah serius. Karena kelakuan Arras jadi aneh, sejak Papa ngasih tahu dia perihal pesugihan itu. Udah Mama bilang, harusnya Papa jangan kasih tahu dia dulu. Nanti aja kalau dia sudah siap!" Larasati tak bisa menahan emosinya lagi. Sejak semalam ia tidak bisa tidur, karena terus memikirkan Arras yang pergi tanpa pamit, dan dia juga tidak ada kabar sama sekali. Pagi ini emosi Larasati sudah tidak bisa dibendung lagi. Ia benar - benar khawatir. Takut terjadi sesuatu pada putra sulungnya yang belum juga ada kabar. Larasati beberapa kali melihat Romza di kamarnya semalam. Anak itu tampak tidur pulas. Jadi ia tak terlalu mempermasal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN