"Ras ... Arras ...." Rena berlutut di sebelah Arras, sedikit mengguncang lengan pemuda itu, lalu sedikit menepuk kedua pipinya pula. Arras sepertinya memang benar - benar sudah tidak sadar. Rena langsung mengacungkan tangan lagi, yang langsung membuat beberapa pelayan datang. Menyadari apa yang harus mereka lakukan. "Tolongin temen saya, ya. Ayo, ikut ke mobil saya. Tolong dibantu, ya." Rena langsung beranjak, mendahului mereka untuk menjadi petunjuk jalan menuju ke parkiran. Sementara tiga pelayan laki - laki itu bersama - sama mengangkat Arras. Sebenarnya pemuda itu tak terlalu berat, karena tubuhnya yang tidak besar. Hanya saja mereka memang sengaja mengangkat Arras bertiga, untuk antisipasi jika sewaktu - waktu Arras sadar, kemudian muntah. Mereka mengikuti ke mana perginya Rena, k

