Tidak Akan Lama

1247 Kata

Keduanya masih terdiam dalam segenap rasa terkejut yang mereka alami. Melihat situasi canggung yang terjadi, dokter Farhan pun ingin memberi mereka waktu sejenak untuk saling berpikir supaya mendapat keputusan terbaik. "Saya undur diri terlebih dahulu. Silakan Bapak dan Ibu Sukardi rundingkan dulu, keputusan apa yang harus dilakukan. Tapi saran saya, bayi itu memang harus segera dilahirkan, demi keselamatan bersama, demi peluang hidup yang lebih besar baginya. Ini memang keputusan yang sulit. Juga bukan sebuah masalah yang ringan. Saya harap bapak dan ibu bisa tabah, bisa kuat menjalani cobaan ini." Setelah mengatakan hal itu, dokter Farhan pun segera melenggang pergi. Hening merajai suasana. Yang terdengar hanya suara isak tangis Larasati. Jaya Sukardi menatap istrinya itu. Tidak seng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN