Bayi itu lahir dengan berat 1.224 gram saja. Sejak lahir ia langsung dibersihkan, dimasukkan dalam inkubator. Tubuh kecilnya dipenuhi banyak selang yang menyokong kehidupannya. Ia makan ASI sang ibu dengan cara disuapi melalui alat suntik. Atau kadang melalui selang yang dihubungkan langsung dengan lambungnya. ASI Larasati belum terlalu banyak keluar. Tapi ia rajin memerah demi bisa memberi makanan terbaik untuk anaknya itu. Jaya Sukardi yang dipenuhi rasa bersalah, mencoba memperbaiki kesalahan - kesalahannya. Ketika ada kesempatan pulang, ia menyempatkan diri untuk memberi sedekah pada tetangga - tetangganya. Arras selalu penasaran di mana ibunya berada. Lalu kenapa adiknya yang baru lahir tak kunjung dibawa pulang. Jaya Sukardi hanya bisa sebatas menjawab, bahwa ibu dan adiknya mas

