Lukman merasa sangat bangga dengan pekerjaan yang baru saja dia peroleh. Ia duduk di bangku depan sebelah sopir, sedangkan bosnya duduk di kursi belakang. Mobil sedan kesayangan Bos Ali memang sangat nyaman. Lukman baru saja merasakan sensasi naik mobil mewah yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. “Lukman! Nanti ikut saya masuk ke ruangan saya di Kantor, ya! Akan saya jelaskan dengan detail segala prosedur perkerjaan kamu.” Bos Ali meminta Lukman untuk mengikutinya ke ruangan kerjanya di Kantor. “Siap, Bos! Laksanakan!” Lukman terlihat sangat bersemangat dengan apa yang ia kerjakan. Bos Ali adalah salah satu pengusaha muda yang dipercaya oleh banyak klien, karena kepiawaiannya dalam memimpin sebuah perusahaan, memiliki ide-ide brilian, juga sangat disiplin, dan karismatik. Hal itu yan

