10. Kenyataan Kala Itu

1534 Kata

Seharian Lukman terlihat sering melamun di teras depan rumahnya, sembari mengasuh Wulan di sana. Sedangkan Lucky diasuh oleh Cing Denok yang juga ikut menemai Wulan dan Lukman di teras. Sesekali Lukman pun tersenyum seakan bisa melupakan sejenak permasalahan yang sedang ia hadapi. Lantaran Wulan mengajaknya bersenda gurau. Di senja itu, pemandangan yang berbeda tampak di depan rumah Panji. Semua mata tertuju pada sebuah taksi yang berhenti di depan rumah Panji. Lukman terlihat sangat berbinar dan berharap taksi itu membawa ayahnya kembali. Lukman bersama ketiga adiknya benar-benar membutuhkan peran Panji untuk masa depan mereka. Lukman menggendong Wulan dan mendekat ke arah taksi yang ada di depan rumahnya. Mata Lukman semakin berbinar penuh harapan, ketika pintu taksi terbuka. Hatinya b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN