11. Bertemu Jawara

1284 Kata

Sorot mata Lukman membara menatap pria yang sangat tidak sopan itu. Ingin melawan tapi apalah daya Lukman yang masih remaja. Lukman adalah tipe remaja yang selalu menghormati orang yang lebih tua. Namun kali ini, dia berhadapan dengan orang tua yang sangat tidak sopan perilakunya. Lukman menahan rasa perih dan pegal di pelipisnya yang masih mengeluarkan darah. Lukman menahan kepedihan hatinya sambil memungut barang dagangannya yang berserakan di atas aspal. “Mampus, lu!” ujar pria tadi pada Lukman. Lukman merasa kesabarannya telah diujung tanduk. Ia berdiri dan berusaha kembali meminta haknya. “Om... bayar dulu!” Lukman berdiri menatap pria itu dengan pelipis yang terluka. “Masih macem-macem, lu?” ujar pria itu sambil melotot. Kali ini Lukman menatap pria yang sangat tidak terpuji it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN