Kaisar terus memegangi kepalanya hingga membungkukkan badan, sedangkan Arsen dan anak-anak lainnya terlihat takut dan kebingungan takut diomelin, karena sudah membuat orang dewasa nyaris celaka. Sedetik kemudian tubuh Kaisar limbung sakit di kepalanya makin tak tertahankan, bersyukur ada Gara yang menangkap tubuhnya ia tak mengingat apa-apa lagi sebelum semua menjadi gelap. "Mas Kaisar!" pekik Gara dan langsung meminta tolong pada orang-orang disekitar untuk membantunya. Di ruang serba putih Kaisar terbaring aroma khas terasa menembus indra penciuman, kelopak matanya perlahan terbuka bergerak ke kanan dan ke kiri, ia mengedarkan pandangan kesegala penjuru ruangan yang terasa asing untuknya. Sambil memegang kepalanya yang terasa berdenyut tetapi sudah lebih baik dari pada kemarin. Crist

