Zoey pulang ke rumahnya dan begitu kembali, dia membersihkan diri untuk menghilangkan jejak-jejak percintaan yang tertinggal di tubuhnya. Dia mulai merasa jijik dengan diri sendiri. Dia terus mengusap bagian tubuhnya yang disentuh dan dicium oleh Charlie. Dia juga membersihkan bibirnya sampai memerah tapi semua itu tidaklah cukup. Setiap kali mengingat percintaan yang telah dilakukan, rasanya semakin jijik saja. “Akh!” Zoey berteriak sambil memukul dinding kamar mandi dan setelah itu dia menangis dan jatuh terduduk. Zoey kembali berteriak dengan keras, untuk menumpahkan segala perasaan yang dia rasakan di dalam hatinya. Kenapa dia harus mengalami kejadian tak menyenangkan ini dan kenapa dia harus bertemu dengan Charlie Jackson? Dia selalu melontarkan pertanyaan seperti itu tapi takdir

