32

1984 Kata

Retha terus menolak saat Farrel ingin menyuapinya bubur. Tentu saja, ia sedang ngambek karena Farrel yang mengatakannya ketua tidak becus. Saat mengatakan bahwa ialah si ketua tidak becus itu, Farrel langsung shock. Wajahnya pucat, ia menatap Retha dengan tatapan yang sangat sulit di artikan. Hingga akhirnya, cowok itu berlutut seraya menciumi punggung tangan Retha berulang kali sembari meminta maaf. Sampai sekarang, sudah beribu kali Farrel mengucapkan kata maaf. Namun, Retha tidak merespon. Tidak seperti biasanya, gadis itu akan mengatakan tidak apa-apa. Sekarang, Farrel sadar. Lebih baik Retha mengatakan tidak apa-apa daripada gadis itu hanya diam seperti ini. Farrel hanya bisa pasrah dan menyesal. Sumpah, Farrel lupa kalau gadisnya adalah ketua PMR. Farrel juga kelewat kesal sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN