Apa kamu sempat bermimpi buruk? Makanya ke ruang kerja Mami?" Ya, itu tepat sasaran. Aurel tersentak mengetahui tebakan Gisel tersebut secara tak langsung mengacu pada alasan di balik tindakan memalukan yang dirinya barusan. "Betul kok, Mami." Cewek itu mau tidak mau mengangguk samar, seakan-akan mulai mengakui kebenarannya. Gisel terkekeh sambil mengusap surai panjangnya dengan penuh kasih sayang. Menggemaskan! "Kalo gitu, malam ini mau tidur sama siapa? Auva atau balik ke kamar tapi sendiri?" Entah kenapa kalimat akhir yang diucapkan Gisel terdengar horor di telinganya membuat Aurel seketika menggeleng cepat-cepat, cewek cantik itu menolak dua-duanya. "Aurel nggak mau tidur sendiri, takut mimpi yang sama lagi." Gisel menatap pundak putrinya yang masih gemetar hebat, sepertinya s

