"Hai, Tante, Om. Nama saya Deanna Auva Benazir!" Auva melambaikan tangan seolah mengiyakan ucapan Aurel yang barusan dilontarkan. Revan bertukar tatap dengan kedua orang tuanya yang menganggukkan kepala mengizinkannya untuk dibawa oleh kedua makhluk yang sama-sama mengharapkan bisa lebih unggul dari yang lain dalam effort kali ini. Gejolak membara seakan membakar perasaan semangat di diri mereka. "Eh? Halo juga! Sebelumnya aku mau berterima kasih sama kalian sudah mau menjamu kami, padahal kami tidak memiliki oleh-oleh yang cukup buat dibagiin pada kalian, kalau mau minta waktu, mending tanya langsung pendapat Revan, ya?" "Oh, nggak masalah Tante! Kami ini sangat mengutamakan kenyamanan para pengunjung, jadi silakan lihat-lihat bersama mereka." Aurel segera menunjuk awak-awak kapal d

